ARTIKEL

Artikel
Talenta Hub Indonesia

Tiga Keuntungan Mengikuti Program Magang saat Masih Menjadi Mahasiswa

Tiga Keuntungan Mengikuti Program Magang saat Masih Menjadi Mahasiswa

TalentaBridging - Di era saat ini, dunia kerja terus berubah dengan sangat cepat. Berbagai inovasi, tuntutan kompetensi baru, serta teknologi digital sudah mulai melekat di hampir semua jenis pekerjaan. Dampaknya, mahasiswa perlu mempersiapkan diri sejak dini agar mampu beradaptasi dan tidak kaget saat benar-benar terjun ke dunia profesional. Nah, salah satu cara paling efektif untuk mempersiapkan diri adalah dengan mengikuti program magang sejak masih menjadi mahasiswa. Magang merupakan kegiatan pembelajaran yang dilakukan seseorang dalam sebuah perusahaan, lembaga ataupun organisasi untuk mendapatkan pengalaman kerja nyata. Dalam dunia perkuliahan, magang dapat dilaksanakan sebelum ataupun setelah lulus kuliah. Berikut 3 Keuntungan mengikuti magang sebelum lulus kuliah:1. Adaptasi Lebih Awal dengan Dunia Kerja NyataDunia kuliah dan dunia kerja memiliki ritme, tuntutan, dan ekspektasi yang berbeda. Melalui magang, #TalentaMuda bisa merasakan langsung bagaimana cara kerja profesional, bagaimana budaya kerja dibangun, serta bagaimana berkomunikasi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak. Meskipun kini beberapa pekerjaan lebih fleksibel, sebagian besar perusahaan tetap menuntut kedisiplinan, kehadiran, dan tanggung jawab. Dengan magang sejak kuliah, #TalentaMuda dapat berlatih untuk beradaptasi lebih awal dengan dunia kerja sehingga tidak kaget ketika benar-benar terjun ke dunia kerja setelah lulus.2. Menambah Pengalaman dan Membangun Portofolio yang KuatMagang adalah cara efektif untuk memperkaya pengalaman sebelum memasuki pasar kerja. Pengalaman nyata yang diperoleh pada saat magang tentunya akan menjadi bahan penting dalam portofolio dan CV, sehingga akan membuat CV lebih menarik di mata perekrut. #TalentaMuda yang sudah punya pengalaman kerja biasanya memiliki peluang lebih besar untuk lolos seleksi pekerjaan dibandingkan yang belum pernah terjun sama sekali. Dengan semakin kuatnya portoflio yang dimiliki tentunya akan memudahkan langkah #TalentaMuda menuju karier professional3. Memperluas Relasi dan Memahami Arah KarierMagang memberikan kesempatan untuk bertemu, mengenal, dan bekerja secara langsung dengan para profesional di dunia industri. Adannya jaringan seperti ini tentunya akan membantu #TalentaMuda dalam mendapatkan informasi, referensi, motivasi, bahkan peluang kerja #TalentaMuda di masa depan. Lalu, melalui magang, #TalentaMuda juga dapat lebih memahami kemana arah karier kalian setelah lulus nanti. Hal ini dikarenakan ketika #TalentaMuda mengikuti magang, kalian akan lebih memahami ekspektasi dunia kerja seperti budaya kantor, pola komunikasi, hingga standar kinerja sehingga dari adanya pengalaman ini akan cukup membantu kalian untuk memetakan posisi, jenis pekerjaan, hingga kisaran gaji yang ingin kalian kejar setelah lulus.Nah, itulah 3 keuntungan mengikuti program magang saat masih menjadi mahasiswa. Jika kalian ingin mengikuti magang selama kalian berkuliah, Talenta dapat membantu mewujudkan hal tersebut melalui Program Talenta Bridging. Talenta Bridging merupakan program yang diracang oleh Talenta Hub Indonesia untuk menjembatani mahasiswa/perguruan tinggi dengan dunia industri. Salah satu layanan dari Talenta Bridging adalam Talenta Magang.

Empat Softskills yang Dibutuhkan di Dunia Kerja

Empat Softskills yang Dibutuhkan di Dunia Kerja

TalentaHub.id - Saat ini untuk memasuki dunia kerja, mahasiswa tidak hanya dituntut memiliki kemampuan akademik atau hardskill saja. Perusahaan kini juga mencari kandidat yang memiliki soft skills yang baik. Softskills merupakan kemampuan non teknis yang berhubungan dengan cara seseorang berinteraksi, berkomunikasi, bersikap, dan bekerja dengan orang lain, Dalam dunia kerja kemampuan softskills seseorang sangat diperlukan terutama untuk membantu dalam proses adaptasi, komunikasi, dan bekerja secara efektif dalam lingkungan profesional yang dinamis. Tau ngga sih kalian, terdapat beberapa softskills yang sangat dibutuhkan dalam suatu dunia kerja. Berikut beberapa jenis soft skill yang paling dibutuhkan di dunia kerja:1. KomunikasiSoft skill pertama yang sangat dibutuhkan di dunia kerja adalah komunikasi. Komunikasi merupakan kemampuan seseorang untuk menyampaikan ide, bertukar informasi, ataupun membangun suatu hubungan. Dalam dunia kerja, softskills ini akan sangat berperan terutama ketika kalian bekerja pada pekerjaan yang melibatkan proses negosiasi, public speaking ataupun presentasi dalam jobdesknya. Ketika kalian masih berkuliah, kalian dapat melatih keterampilan komunikasi melalui diskusi, organisasi, maupun pengalaman presentasi di kampus. Dalam dunia kerja, semakin baik kemampuan komunikasi kalian tentunya akan membuka semakin membuka peluang kalian untuk dapat berkembang di tempat kerja. 2. Problem SolvingSoft skill kedua yang sangat dibutuhkan di dunia kerja adalah Problem Solving. Problem solving merupakan kemampuan seseorang untuk mengidentifikasi masalah, menganalisis penyebab permaslahan hingga menemukan alternatif solusi penyelesaian masalah. Dalam dunia kerja, kemampuan ini akan sangat diperlukan terutama jika kalian bekerja pada posisi yang membutuhkan kemampuan berpikir cepat untuk menangaani situasi yang tidak terduga. Lalu ketika kalian berkuliah, kalian dapat mengembangkan softskill ini dengan cara mengikuti organisasi, kegiatan kampus, ataupun proyek yang melibatkan studi kasus. 3. LeadershipSoftskill ketiga yang sangat dibutuhkan di dunia kerja adalah Leadership. Leadership adalah kemampuan untuk memimpin, mengarahkan, dan memengaruhi orang lain agar dapat bekerja sama untuk mencapai tujuan tertentu. Dalam dunia kerja, kemampuan ini akan sangat diperlukan terutama jika kalian bekerja dalam posisi - posisi yang membutuhkan kemampuan memimpin tim, mengambil kepatusan hingga mengatur suatu beban pekerjaan untuk orang lain. Dalam dunia perkuliahan, kemampuan leadership dapat dikembangkan dengan cara membiasakan diri untuk mengambil peran pemimpin dalam sebuah kegiatan kampus.4. AdaptabilitySoft skill keempat yang sangat dibutuhkan di dunia kerja adalah Adaptability. Adaptability atau kemampuan adaptasi merupakan kemampuan seseorang untuk menyesuikan diri dengan perubahan, situasi baru, tantangan tak terduga, ataupun lingkungan kerja yang dinamis. Dalam dunia kerja, kemampuan adaptasi berperan sangat penting terutama dalam menghadapi ritme, budaya kerja maupus deadline penugasan dari suatu pekerjaan yang serba cepat dan penuh perubahan. Dalam dunia perkuliahan, kemampuan ini dapat dikembangkan dengan cara banyak terlibat dalam aktivitas organisasi ataupun melibatkan diri dalam banyak kegiatan.Nah, jadi itulah beberapa jenis softskills yang paling dibutuhkan dalam dunia kerja. Akhir kata, selalu kembangkan diri kalian untuk meraih masa depan impian.

Problem Solving : Mengenal Pergertian dan Tiga Metode Problem Solving

Problem Solving : Mengenal Pergertian dan Tiga Metode Problem Solving

TalentaHub.id - Problem solving merupakan kemampuan seseorang untuk mengidentifikasi masalah, menganalisis penyebab permasalahan hingga menemukan alternatif solusi penyelesaian masalah. Seseorang yang memiliki kemampuan problem solving yang baik biasanya mampu menyelesaikan masalah secara efektif, efisien, serta mampu mengambil keputusan berdasarkan analisis yang matang. Tau ngga sih kalian, dalam melakukan problem solving terdapat beberapa teknik atau metode yang dapat dipergunakan. Berikut, tiga metode problem solving yang sering dipergunakan :1. Brainstorming Brainstorming adalah metode yang dilakukan dengan cara berdiskusi bersama rekan kerja atau anggota tim untuk menghasilkan ide-ide kreatif. Setiap orang didorong untuk menyampaikan pandangannya tanpa batasan. Setelah semua ide terkumpul, tim dapat memilih, menggabungkan, atau mengelola ide tersebut menjadi satu solusi utama. Teknik ini sangat efektif untuk memecahkan masalah yang membutuhkan banyak sudut pandang dan kreativitas.2. 6 Thinking Hats6 Thinking Hats adalah metode problem solving yang digunakan untuk melihat masalah dari berbagai perspektif secara terstruktur. Terdapat enam cara berpikir yang harus dilalui dalam metode ini, yaitu: Melihat fakta dan data yang ada, Mencari ide dan solusi kreatif, Mengidentifikasi hal-hal positif dari solusi, Menganalisis risiko dan hal negatif dari solusi, Mengelola aspek emosional dalam proses penyelesaian masalah, serta menata proses berpikir agar lebih objektif dan logis. Dengan menerapkan metode ini, seseorang dapat memahami masalah secara menyeluruh sehingga solusi yang diambil lebih komprehensif.3. Lightning Decision Jam (LDJ)Lightning Decision Jam adalah metode problem solving yang dilakukan secara cepat, terstruktur, dan kolaboratif. Dalam metode ini, setiap anggota tim akan diharuskan untuk menuliskan kekhawatiran, tantangan, atau hambatan di atas catatan kecil. Setelah itu, tim memilih masalah paling penting untuk diselesaikan. Langkah selanjutnya adalah melihat masalah dari sudut pandang baru agar solusi yang dihasilkan lebih tepat dan relevan. Teknik ini membantu proses penyelesaian masalah menjadi lebih fokus, terarah, dan efisien.Nah, itu dia pengertian dan beberapa metode yang dapat dipergunakan dalam Problem Solving. Akhir kata, ketika melakukan problem solving jangan lupa untuk menggunakan berbagai metode tersebut yaa.

Mengenal Teknik Pomodoro untuk Membantu Manajemen Waktu secara Efektif!!!

Mengenal Teknik Pomodoro untuk Membantu Manajemen Waktu secara Efektif!!!

TalentaHub - Kemampuan manajemen waktu adalah kemampuan seseorang dalam mengatur, merencanakan, dan memanfaatkan waktu secar efektif dan efisien untuk menyelesaikan berbagai tugas dan tanggung jawab sesuai dengan prioritas yang telah ditetapkan. Terdapat banyak sekali teknik manajemen waktu yang dapat dipergunakan dalam kehidupan sehari- hari, salah satunya adalah teknik pomodoro. Teknik pomodoro merupakan sebuah model manajemen waktu yang bertujuan meningkatkan fokus dan produktivitas dengan cara membagi waktu kerja ke dalam interval fokus dan istirahat yang teratur. Teknik ini dikembangkan oleh Francesco Cirillo dan dinamai Pomodoro yang terinspirasi dari timer dapur berbentuk tomat yang ia gunakan pada saat itu. Dengan menerapkan teknik ini dalam aktivitas sehari hari tentunya akan memiliki beberapa manfaat, antara lain: Membantu mengurangi distraksi saat bekerja, Menjaga konsentrasi dan motivasi, Meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil kerja, hingga akan membantu dalam membiasakan pola kerja profesional yang efektif. Lalu untuk melakukan teknik manajemen ini terdapat beberapa langkah yang dapat dilakukan. Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk menggunakan teknik Pomodoro: 1. Tentukan TugasPilih satu tugas atau pekerjaan yang ingin diselesaikan. Pastikan tugas tersebut jelas dan spesifik agar fokus tidak terbagi ke pekerjaan lain.2. Atur Timer (25 Menit)Atur timer selama 25 menit, yang disebut satu sesi Pomodoro. Pengaturan waktu ini dirancang untuk menjaga fokus maksimal tanpa membuat otak cepat lelah.3. Fokus Mengerjakan TugasKerjakan tugas dengan konsentrasi penuh hingga timer berbunyi. Hindari gangguan seperti membuka media sosial, membalas pesan, atau mengerjakan tugas lain.4. Hentikan Pekerjaan Saat Timer BerbunyiKetika timer berbunyi, hentikan pekerjaan meskipun tugas belum selesai. Tandai bahwa satu sesi Pomodoro telah diselesaikan.5. Istirahat Singkat (5 Menit)Gunakan waktu istirahat untuk meregangkan tubuh, minum air, atau sekadar mengistirahatkan mata. Hindari aktivitas yang membuat sulit kembali fokus.6. Ulangi Sesi PomodoroUlangi kembali langkah 1 hingga 5. Satu siklus umumnya terdiri dari 4 sesi Pomodoro berturut-turut.7. Istirahat Panjang (15 - 30 Menit) Setelah menyelesaikan 4 sesi Pomodoro, ambil waktu istirahat lebih lama agar tubuh dan pikiran kembali segar sebelum memulai pekerjaan berikutnya.8. Evaluasi dan Lanjutkan TugasEvaluasi progres pekerjaan yang telah dilakukan, kemudian lanjutkan ke tugas berikutnya dengan siklus Pomodoro yang sama.Nah, dengan menerapkan teknik pomodoro secara konsisten tentunya akan dapat membantu meningkatkan fokus, produktivitas, dan manajemen waktu dalam belajar, bekerja, ataupun magang.

Tiga Tips Membuat CV yang Pasti Dilirik Recruiter!!!

Tiga Tips Membuat CV yang Pasti Dilirik Recruiter!!!

TalentaUpskilling - Curriculum Vitae (CV) merupakan dokumen penting yang perlu dikumpulkan lulusan baru/calon pekerja sebelum memasuki dunia kerja. CV biasanya akan berisi terkait terkait dengan data diri seorang calon pekerja, pengalaman yang dimiliki, hingga skill yang dimiliki oleh seorang calon pekerja. Dalam menyusun sebuah CV yang menarik untuk memasuki sebuah dunia kerja, terdapat beberapa tips yang dapat dipergunakan untuk lebih menjual CV kepada recruiter. Berikut tiga tips untuk membuat CV yang menarik:1. Buat Biodata yang Sederhana dan MenarikTips pertama dalam membuat CV yang menarik adalah pastikan kalian memiliki biodata yang menarik. Biodata merupakan informasi ringkas yang memuat data diri seseorang, seperti nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, alamat, pendidikan, hingga informasi penting lainnya. Biodata berfungsi untuk memberikan gambaran singkat mengenai identitas dan latar belakang seseorang secara jelas dan terstruktur.Dalam menarik perhatian recruiter dalam sebuah dunia kerja, pastikan biodata dalam CV kalian disusun secara ringkas, jelas, dan tidak berlebihan. Dalam sebuah biodata pada CV pastikan kalian hanya menggunakan satu bahasa secarara konsisten sesuai dengan kebutuhan dan target perusahaan. Selain hal tersebut, dalam biodata sampaikan juga skill ataupun informasi - informasi yang kiranya dapat memperkuat kompetensi kalian dalam posisi/bidang yang kalian incar.2. Sertakan Pengalaman Organisasi dan KegiatanTips kedua dalam membuat CV yang menarik adalah pastikan kalian selalu menyertakan pengalaman organisasi serta kegiatan yang relevan dengan posisi yang kalian incar di CV kalian. Sebagai lulusan baru, minimnya pengalaman kerja bukanlah hal yang menghambat. Untuk mengatasi kendala ini, kalian dapat menggantinya dengan berbagai pengalaman organisasi, kepanitiaan, atau kegiatan kampus lain yang pernah kalian ikuti. Dengan menyertakan pengalaman yang relevan pastinya akan menambah nilai CV kalian di mata recruiter. Hal ini dikarenakan, dengan menyertakan berbagai pengalaman tersebut pastinya akan membuat recruiter berpikir bahwa kalian terbiasa bekerja dalam tim, memahami struktur organisasi, serta memiliki tanggung jawab. Dengan menyertakan pengalaman relevan pastinya akan membuat kesempatan kalian untuk dipanggil interview oleh recruiter menjadi jauh lebih besar.3. Tambahkan Portofolio yang MendukungTips ketiga dalam membuat CV yang menarik adalah tambahkan Portofolio yang mampu membuktikan kompetensi kalian pada posisi yang dilamar. Portofolio merupakan kumpulan karya, hasil perkerjaan, ataupun proyek yang pernah dikerjakan seseorang sebagai bukti nyata atas kemampuan, keterampilan ataupun pengalaman yang dimiliki seseorang. Bagi lulusan baru, portofolio yang dapat disertakan dapat berbentuk beberapa hal, mulai dari : Proyek Perkuliahan, Hasil Karya yang Telah Dipublikasikan ataupun Berbagai Tugas Kuliah yang Relevan.Dengan menambahkan portofolio dalam CV tentunya akan meningkatkan tingkat kepercayaan recruiter terhadap kemampuan/kompetensi yang kalian miliki. Sehingga pada akhirnya akan membuat recruiter meloloskan kalian ke tahap berikutnya dalam tahapan seleksi kerja.Nah, itu dia beberapa tips untuk membuat Curricullum Vitae (CV) yang menarik. Akhir kata, untuk menambah portofolio, kalian dapat mengikuti Program Upskilling dari Talenta. Program upskilling merupakan program yang dirancang untuk membantu lulusan baru dalam memasuki dunia kerja dengan cara meningkatkan kompetensi baik kompetensi teknis/non teknis yang dimiliki oleh lulusan. Jadi Tunggu apa lagi, ayo segera daftar ke program ini atau kalau kalian ingin mengetahui lebih dalam terkait program ini, kalian dapat menghubungi Admin Talenta Hub di 081-903-900-800

Tips Efektif dalam Melakukan Problem Solving untuk Menyelesaikan Permasalahan

Tips Efektif dalam Melakukan Problem Solving untuk Menyelesaikan Permasalahan

TalentaHub.id - Problem solving merupakan kemampuan seseorang untuk mengidentifikasi masalah, menganalisis penyebab permasalahan hingga menemukan alternatif solusi penyelesaian masalah. Dalam melakukan problem solving terdapat beberapa tips yang dapat dilakukan agar suatu masalah dapat diselesaikan dengan menggunakan solusi penyelesaian yang paling efektif. Berikut beberapa tips efektif dalam melakukan problem solving untuk menyelesaikan suatu permasalahan:1. Analisis SituasiLangkah awal adalah mengidentifikasi akar masalah melalui pengumpulan informasi, analisis data, dan meninjau histori yang terkait. Kamu perlu mengetahui apa penyebab utama masalah tersebut dan apakah memiliki dampak besar terhadap kinerja.2. Membuat Daftar SolusiSetelah memahami permasalahan, buatlah daftar solusi dari berbagai sudut pandang. Semakin banyak alternatif yang dikumpulkan, semakin besar peluang menemukan solusi terbaik.3. Menentukan Solusi TerbaikPilih solusi yang paling logis dan dapat diterapkan. Pada tahap ini, kamu membutuhkan kemampuan analisis, diskusi, kerja sama tim, serta penentuan prioritas. Solusi terbaik biasanya adalah yang paling efisien dan sesuai dengan situasi.4. Melakukan EksekusiJalankan solusi yang telah dipilih. Proses eksekusi membutuhkan kemampuan manajemen waktu, manajemen proyek, serta kolaborasi antar anggota tim. Pastikan setiap langkah dijalankan sesuai rencana.5. Melakukan EvaluasiTahap terakhir adalah evaluasi. Evaluasi dilakukan untuk menilai efektivitas solusi yang diterapkan serta mengidentifikasi hal-hal yang perlu diperbaiki di masa depan. Dengan evaluasi yang tepat, kamu dapat meningkatkan kemampuan problem solving secara berkelanjutan.Nah, itu dia beberapa tips efektif dalam melakukan problem solving untuk menyelesaikan suatu permasalahan. Akhir kata, ingat selalu gunakan beberapa tips tersebut dalam sebuah melakukan problem solving.

Mengaplikasikan Metode Penyelesaian Masalah 3x3 dalam Dunia Perkuliahan

Mengaplikasikan Metode Penyelesaian Masalah 3x3 dalam Dunia Perkuliahan

TalentaUpgrading - Dalam dunia perkuliahan yang kompleks, kemampuan penyelesaian masalah menjadi salah satu kemampuan yang cukup dibutuhkan. Berbagai metode penyelesaian permasalahan telah dikembangkan untuk membantu dalam menangani suatu permasalahan dalam dunia perkuliahan. Metode 3x3x3 merupakan salah satu model metode penyelesaian permasalahan yang kerap kali dipergunakan secara efektif untuk menyelesaikan suatu permasalahan. Metode 3x3x3 adalah metode pendekatan sederhana dan terstruktur yang digunakan untuk membantu seseorang memecahkan masalah secara fokus, sistematis, dan efisien. Metode ini menekankan pada tiga aspek utama, yaitu 3 tujuan masalah, 3 pihak yang terlibat atau berpengaruh, dan 3 langkah atau periode waktu penyelesaian. Dalam dunia perkuliahan, metode ini dapat diaplikasikan dengan menerapkan beberapa langkah, antara lain:1. Menentukan 3 Tujuan Utama MasalahLangkah pertama dalam menerapkan metode ini dalam dunia perkuliahan adalah menetapkan tiga tujuan utama yang ingin dicapai dari penyelesaian suatu permasalahan. Ketika kalian mendapatkan suatu permasalahan dalam dunia perkuliahan pastikan kalian dapat menyusun skala prioritas untuk setiap permasalahan yang kalian miliki, dimulai dari permasalahan yang paling penting dan harus segera diselesaikan hingga yang tidak harus segera diselesaikan. Dengan membatasi tujuan hanya pada tiga hal, proses penyelesaian masalah menjadi lebih fokus dan terarah, sehingga akan memudahkan evaluasi permasalahan di akhir proses.2. Mengidentifikasi 3 Orang KunciLangkah kedua dalam menerapkan metode ini dalam dunia perkuliahan adalah mengidentifikasi tiga orang yang berperan penting dalam membantu penyelesaian masalah. Dalam menghadapi suatu permasalahan dalam dunia perkuliahan, pastinya kalian tidak akan dapat menyelesaikan permasalahan tersebut sendiri. Usahakan selalu libatkan pihak - pihak (maksimal 3 pihak) yang dapat membantu kalian menyelesaikan permasalahan tersebut. Fungsi dari ketiga pihak tersebut nantinya akan dapat berperan sebagai sumber masukan, tempat berdiskusi, sekaligus support system untuk membantu dalam penyelesaian suatu permasalahan yang kalian miliki. 3. Menyusun Rencana 3 Tahapan atau Periode WaktuLangkah ketiga dalam menerapkan metode ini dalam dunia perkuliahan adalah segera susun rencapa waktu penyelesaian permasalahan kalian. Ketika kalian mendapatkan suatu permasalahan tentunya kalian tidak akan berlarut - larut dalam masalah tersebut selamanya. Untuk memastikan hal tersebut, selalu buat timeline ataupun rentang waktu mengenai seberapa lama kalian akan menyelesaikan permasalahan tersebut serta hal apa yang kalian butuhkan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.Nah, itu dia berbagai penerapan Metode 3x3 dalam dunia kerja. Akhir kata terapkan metode tesebut untuk membantu kalian dalam menyelesaikan suatu permasalahan.

Core Skills 2030: Kompetensi Kunci untuk Sukses di Era Transformasi Digital

Core Skills 2030: Kompetensi Kunci untuk Sukses di Era Transformasi Digital

TalentaHub - Di era saat ini, dunia kerja sudah semakin cepat berubah. Banyak ide baru serta teknologi digital yang telah mulai dilibatkan dalam suatu pekerjaan. Transformasi digital dalam dunia kerja bukanlah sesuatu yang dapat dihindari. Untuk menghadapi transformasi digital tersebut, diperlukan adannya penguasaan terhadap berbagai core skills yang diperlukan di era saat ini. Core Skills 2030 merupakan keterampilan inti yang harus dimiliki setiap individu agar dapat beradaptasi, bertahan, dan berkembang di era digital saat ini. Berikut, beberapa skills yang perlu dikuasai untuk menghadapi era transformasi digital :1. Digital & Tech LiteracySet skills pertama yang wajib dikuasai untuk menghadapi era transformasi digital adalah skill digital dan tech literacy. Di era saat ini, nyaris semua industri akan menggunakan teknologi dalam sistem produksinya. Sehingga karena hal ini, kemampuan untuk dapat beradaptasi dengan teknologi baru, memahami terkait basic data hingga memahami terkait dengan penggunaan AI dalam pekerjaan menjadi suatu hal yang cukup krusial untuk dikuasai.2. Critical Thinking & Problem SolvingSet skills kedua yang wajib dikuasai untuk menghadapi era transformasi digital adalah Critical Thinking & Problem Solving. Skills ini sangat diperlukan terutama ketika menghadapi permasalahan berkaitan dengan pengoperasian suatu teknologi/mesin di masa depan. Dibalik kecanggihan setiap teknologi yang dipergunakan dalam dunia kerja, tetap diperlukan kehadiran manusia yang memiliki kemampuan untuk menganalisis masalah dan memberikan solusi kreatif sehingga akan membuat suatu teknologi dapat terus berjalan secara optimal3. Communication & Collaboration SkillsSet skills ketiga yang wajib dikuasai untuk menghadapi era transformasi digital adalah Komunikasi dan Kolaborasi. Dimasa saat ini, meskipun nyaris semua industri telah melibatkan teknologi dalam suatu proses pekerjaan namun keterlibatan manusia tidak dapat dipandang sebelah mata. Manusia tetap akan dilibatkan dalam pengembangan teknologi tersebut dan agar mampu mengembangkan suatu teknologi secara optimal diperlukan adanya kolaborasi seorang manusia dengan manusia lainnya dalam proses tersebut. Oleh karena itu, kemampuan untuk mampu berkomunikasi dengan baik, mampu menyampaikan gagasan dengan tepat serta mampu berkolaborasi menjadi set skills yang juga wajib dikuasai di era saat ini.4. Creativity & InnovationSet skills keempat yang wajib dikuasai adalah Creativity & Innovation. Teknologi memang dapat membantu kerja manusia menjadi lebih efektif namun ide kreatif seorang manusia tetaplah tidak dapat digantikan oleh mesin. Kemampuan untuk berpikir secara out of the box harus terus dikembangkan terutama untuk dapat bersaing di era yang penuh dengan terobosan-terobosan baru di masa depan.5. Adaptability & AgilitySet skills kelima yang wajib dikuasai adalah Adaptability dan Agility. Dunia kerja merupakan suatu tempat yang akan terus berkembang selaras dengan perkembangan zaman. Untuk mampu untuk beradaptasi dengan perkembangan sebuah dunia kerja diperlukan adannya kemauan untuk beradaptasi dengan perubahan. Salah satu cara untuk beradaptasi tersebut dapat dilakukan dengan tidak menutup diri dan mencoba untuk terus menyesuaikan diri/ terus belajar terkait dengan perkembangan yang terjadi dalam sebuah dunia kerja.6. Self-Management & Growth MindsetSet skills keenam yang wajib dikuasai adalah Self Management & Growth Mindset. Dalam menghadapi ritme dunia kerja yang serba cepat diperlukan adannya self management serta Growth Mindset yang baik. Beberapa skills yang dapat mulai dikembangkan untuk mengatasi hal tersebut diantarannya adalah skills manajemen waktu, kepribadian, sampai membiasakan pola agar dapat terus berkembangNah, itulah kira-kira set skills yang perlu #TalentaMuda kuasai untuk menghadapi era transformasi digital di masa depan. Untuk menghadapi masa depan yang penuh dengan persaingan pastikan #TalentaMuda menguasai skill - skill tersebut yaa!!!

Mari Mengenal Empat Program Talenta Hub Indonesia untuk Mendukung Peningkatan Core Skills 2030!!!

Mari Mengenal Empat Program Talenta Hub Indonesia untuk Mendukung Peningkatan Core Skills 2030!!!

TalentaHub - Perkembangan teknologi dan perubahan struktur industri telah menciptakan tantangan baru dalam dunia kerja saat ini. Di era ini, selain dituntut untuk memiliki kemampuan adaptabilitas dengan perkembangan zaman, seorang tenaga kerja/ calon tenaga kerja juga dituntut untuk memiliki set skills yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Core skills 2030 merupakan seperangkat kompetensi yang diprediksi akan menjadi kebutuhan fundamental di dunia kerja masa depan. Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi, tentunya akan membuat banyak sekali jenis pekerjaan baru bermunculan serta akan meningkatkan daya saing SDM untuk memasuki suatu lapangan pekerjaan. Untuk menghadapi hal tersebut, pekerja/calon tenaga kerja perlu untuk menguasi beberapa core skills, seperti : Literasi Digital & Teknologi, Problem Solving & Critical Thinking, Creativity & Innovation, Collaboration & Communication, Adaptability & Resilience, Leadership & Self-Management, Data Literacy, serta Lifelong Learning Skills agar mampu bersaing dalam dunia pekerjaan. Untuk mendukung tenaga kerja dalam menghadapi era perkembangan teknologi saat ini, Talenta Hub Indonesia membuka empat Program unggulan yang mendukung hal tersebut, dan keempat program tersebut adalah : 1. Program BridgingProgram Bridging merupakan program yang dirancang untuk membantu menghubungkan perguruan tinggi dengan dunia industry melalui penyelarasan kebutuhan industri terhadap kompetensi mahasiswa. Program ini berfokus pada peningkatan kompetensi mahasiswa melalui kegiatan magang dan praktikum yang relevan dengan bidang studinya. Program ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dengan dunia industry sekaligus mempersiapkan mahasiswa dari suatu perguruan tinggi untuk memasuki dunia kerja. Layanan yang dibuka dalam program ini adalah Kampus Kolaborasi yang mencakup : Talenta Magang, serta Talenta Praktikum.2. Program UpgradingProgram Upgrading merupakan program pengembangan kompetensi yang ditujukan untuk mahasiswa yang ingin meningkatkan kompetensinya. Program ini dirancang untuk memperkuat core skills (hard skills/soft skills) yang dimiliki oleh seorang mahasiswa dalam lingkup perkuliahan. Melalui adannya pelatihan intensif dan proses sertifikasi, mahasiswa akan dipersiapkan agar mampu memiliki kompetensi ataupun skill yang selaras dengan kebutuhan industri ataupun kebutuhan perkuliahan. Selain hal tersebut, mahasiswa juga akan dibimbing agar memiliki sifat yang adaptif, percaya diri dan siap menghadapi tuntutan dunia profesional ketika lulus nanti. Layanan yang dibuka dalam Program Upgrading adalah : Layanan Talenta Training Upgrading, Talenta Sertifikasi Upgrading dan Talenta Publikasi.3. Program UpskillingProgram Upskilling merupakan program yang dirancang khusus untuk lulusan baru (fresh graduates) yang akan memasuki dunia kerja serta Individu yang ingin memperluas jangkauan karirnya. Program ini berfokus pada pembekalan kompetensi teknis dan non-teknis yang dibutuhkan calon tenaga kerja untuk memasuki dunia kerja. Melalui pelatihan intensif dan adannya proses sertifikasi kompetensi, peserta akan dipersiapkan menjadi talenta siap kerja yang kompetitif, dan adaptif terhadap kebutuhan dunia kerja. Layanan yang dibuka dalam Program Upskilling Adalah : Talenta Training Siap Kerja serta Talenta Sertifikasi Siap Kerja.4. Program Talenta Training (TTRa)Program Talenta Training (TTRa) merupakan program pelatihan yang ditujukan bagi pegawai instansi pemerintahan. Program ini berfokus pada peningkatan kompetensi pegawai instansi melalui pelatihan terkait kebijakan pemerintah, ketentuan penyusunan laporan, hingga standar tata kelola yang berlaku di sektor publik. Melalui program ini peserta akan memperoleh pemahaman yang terstruktur mengenai penerapan peraturan pemerintah, perpres, pedoman penyusunan laporan keuangan, serta kebijakan publik lainnya. Layanan yang dibuka dalam program ini adalah Talenta Training TTRa.Nah, itu dia beberapa Program dari Talenta Hub Indonesia untuk mendukung era kemajuan teknologi dalam pekerjaan. Jadi Tunggu apa lagi, ayo segera daftar ke program - program ini atau kalau kalian ingin mengetahui lebih dalam terkait dengan setiap program tersebut, kalian dapat menghubungi Admin Talenta Hub di 081-903-900-800