Talenta Hub Indonesia Selenggarakan Pelatihan Pengelolaan Keuangan Masjid untuk Mendorong Tata Kelola Keuangan yang Transparan dan Akuntabel

Diterbitkan pada 16 March 2026

Yogyakarta – Talenta Hub Indonesia berhasil menyelenggarakan pelatihan pengelolaan keuangan masjid pada hari Jumat, 13 Maret 2026. Kegiatan ini diselenggarakan secara luring di Gedung Syncore Indonesia yang beralamat di Jl. Raya Solo - Yogyakarta, Maguwoharjo, Yogyakarta. Pelatihan ini diikuti oleh >10 orang pengurus masjid, takmir, bendahara masjid, serta masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap pengelolaan keuangan masjid yang lebih tertib dan profesional.

Masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, namun juga sebagai pusat kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat. Seiring dengan meningkatnya aktivitas serta kepercayaan jamaah terhadap pengelolaan dana masjid maka diperlukan sistem pengelolaan keuangan yang lebih tertib, transparan, dan akuntabel. Pengelolaan keuangan yang baik menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kepercayaan jamaah dan memastikan bahwa dana umat dapat dikelola secara optimal untuk berbagai kegiatan kemasjidan.

Meskipun pengelolaan keuangan masjid sangat penting, namun dalam praktiknya masih banyak pengurus masjid yang menghadapi berbagai tantangan dalam melakukan pengelolaan administrasi keuangan. Beberapa tantangan yang seringkali terjadi berkaitan dengan pengelolaan keuangan masjid, antara lain:  Kurangnya pemahaman pengurus masjid terhadap pengelolaan keuangan, kurang sistematisnya penyusunan laporan keuangan masjid, hingga kurangnya pemahaman pengurus masjid terhadap teknologi yang diperlukan untuk membantu proses pengelolaan keuangan. Dari adanya kondisi ini, tentunya menunjukkan pentingnya kegiatan edukasi dan pelatihan yang dapat membantu pengurus masjid meningkatkan kapasitas dalam mengelola keuangan secara lebih profesional.

Melalui pelatihan ini, Talenta Hub Indonesia berupaya memberikan pemahaman yang lebih sistematis mengenai pengelolaan keuangan masjid, mulai dari : Pola Pengelolaan Keuangan yang Baik, Sistem Pencatatan dan Administrasi Keuangan Masjid, hingga Praktik Sederhana Sistem Keuangan Masjid yang dapat langsung diterapkan oleh para pengurus dalam aktivitas sehari-hari. Dengan adanya pemahaman yang lebih baik mengenai sistem pengelolaan keuangan masjid ini,  diharapkan pengurus masjid dapat menyusun laporan keuangan yang lebih transparan serta meningkatkan akuntabilitas dalam pengelolaan dana umat.

Adapun rangkaian acara pelatihan dimulai dengan pembukaan oleh MC, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari perwakilan Talenta Hub Indonesia. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan sesi pemaparan materi oleh narasumber yang kompeten di bidang pengelolaan keuangan. Dalam pelatihan ini, materi utama disampaikan oleh Dr. Rudy Suryanto, SE., M.Acc., Ak., CA, selaku Senior Konsultan sekaligus Praktisi Pendidikan, yang membahas mengenai konsep dasar pengelolaan keuangan masjid yang baik, pentingnya sistem pencatatan keuangan yang tertib, hingga praktik sederhana dalam menyusun sistem administrasi keuangan masjid yang lebih transparan dan mudah diterapkan.

Setelah sesi penyampaian materi, peserta juga diberikan kesempatan untuk mengikuti sesi praktik sederhana terkait pencatatan dan pengelolaan keuangan masjid. Dalam sesi ini, para peserta dapat berdiskusi secara langsung dengan narasumber serta mengajukan berbagai pertanyaan terkait dengan tantangan yang mereka hadapi dalam mengelola keuangan masjid di lingkungan masing-masing. Antusiasme peserta terlihat dari diskusi yang aktif serta berbagai pertanyaan yang disampaikan selama sesi berlangsung.

Pelatihan ini dapat terselenggara dengan baik dari awal hingga akhir kegiatan. Melalui pelatihan ini, Talenta Hub Indonesia berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kapasitas pengurus masjid dalam mengelola keuangan secara lebih profesional, transparan, dan akuntabel. Untuk kedepannya, diharapkan semakin banyak masjid yang mampu menerapkan sistem pengelolaan keuangan yang baik sehingga dapat memperkuat kepercayaan jamaah serta mendukung keberlanjutan berbagai kegiatan kemasjidan yang bermanfaat bagi masyarakat.