Lima Kesalahan Mahasiswa yang Sering Dilakukan Ketika Melaksanakan Program Magang!!!

Diterbitkan pada 16 December 2025

TalentaBridging - Magang atau internship merupakan kegiatan pembelajaran yang dilakukan seseorang dalam sebuah perusahaan, lembaga ataupun organisasi untuk mendapatkan pengalaman kerja nyata dalam dunia profesional. Tujuan utama dari adannya program magang adalah untuk memberikan pengalaman kerja nyara kepada seorang mahasiswa agar mahasiswa tersebut siap dalam memasuki dunia kerja. Dalam pelaksanaannya terkadang terdapat berbagai kesalahan yang dilakukan oleh seorang mahasiswa ketika melaksanakan program magang. Berikut lima kesalahan yang sering dilakukan mahasiswa saat mengikuti program magang:

1. Sering Terlambat

Kesalahan pertama yang seringkali dilakukan mahasiswa saat menjalankan program magang adalah sering terlambat.  Kebiasaan ini terlihat sepele namun dapat memberikan dampak besar terhadap penilaian dari perusahaan terkait dengan kepribadian mahasiswa. Saat menjalani magang, mahasiswa tidak lagi berada di lingkungan kampus yang cenderung fleksibel. Dunia kerja memiliki aturan, jadwal, dan target yang harus dipatuhi. Dengan seringnya intensitas keterlambatan dari mahasiswa tenunya akan dapat menganggu alur kerja tim, menghambat proses penyelesaian tugas, serta menunjukkan kurangnya rasa tanggung jawab terhadap peran yang diberikan. Selain itu, kebiasaan terlambat juga dapat menurunkan kepercayaan atasan ataupun rekan kerja dalam lingkungan magang. Jikalau mahasiswa sering terlambat, sudah dapat dipastikan perusahaan pasti akan menjadi ragu untuk memberikan tugas penting atau kesempatan belajar yang lebih besar kepada mahasiswa tersebut. Oleh karena itu, untuk menghindari hal tersebut, mahasiswa magang perlu untuk selalu tertib dalam menjalankan magang serta selalu menjaga etika diri ketika sedang menjalankan magang.

2. Menolak Mengerjakan Penugasan

Kesalahan kedua yang seringkali dilakukan mahasiswa saat menjalankan program magang adalah menolak mengerjakan penugasan. Magang memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk dapat berhadapan secara langsung dengan lingkungan kerja yang sebenarnya. Saat mengikuti magang, mahasiswa harus selalu siap dengan berbagai tugas ataupun pekerjaan yang akan diberikan. Salah satu kesalahan yang sering dilakukan mahasiswa di titik ini adalah masih banyaknya mahasiswa yang tidak ragu untuk menolak mengerjakan suatu penugasan yang diberikan oleh atasan di tempat magang. Beberapa alasan yang sering diutarakan mahasiswa saat menolak penugasan tersebut, diantarannya adalah : Mahasiswa tidak menyukai penugasan yang diberikan, mahasiswa tidak memiliki kemampuan untuk mengerjakan pengerjaan tersebut tanpa mencoba, serta alasan- alasan lainnya. Dengan menolak berbagai penugasan dalam magang tersebut, tentunya akan sangat mempengaruhi penilaian atasan terhadap etos kerja mahasiswa/peserta magang. Atasan dalam tempat magang tentunya akan menilai bahwa peserta magang tersebut memiliki etos kerja yang buruk, pemalas serta tidak sesuai dengan budaya kerjaperusahaan sehingga karena penilaian ini tenttunya akan menutup kemungkinan mahasiswa tersebut untuk dapat bekerja di perusahaan tempatnya melakukan magang.

3. Kurang Komunikasi

Kesalahan ketiga yang seringkali dilakukan mahasiswa saat menjalankan program magang adalah kurangnya komunikasi. Komunikasi adalah proses penyampaian dan pertukaran informasi dari satu pihak ke pihak lain, baik secara lisan, tulisan, ataupun non verbal. Kemampuan komunikasi sangat diperlukan dalam berbagai aktivitas manusia tak terkecuali dalam mengikuti sebuah program magang. Salah satu kesalahan yang umum dilakukan mahasiswa saat menjalankan program magang adalah terlalu pasif serta cenderung memiliki sifat malu bertanya ketika menghadapi suatu permasalahan dalam pengerjaan penugasan. Adannya kebiasaan ini tentunya akan sangat mempengaruhi kinerja magang mahasiswa dan dapat merugikan suatu perusahaan. Hal ini dikarenakan dengan membudayakan kebiasaan ini tentunya akan membuat mahasiswa magang banyak melakukan kesalahan yang berulang dalam mengerjakan suatu penugasannya. Lalu, akibat dari kesalahan yang terus berulang ini tentunya secara tidak langsung akan sangat merugikan suatu perusahaan baik dari segi waktu ataupun kualitas hasil pekerjaan.

4. Bersikap Malas

Kesalahan keempat yang seringkali dilakukan mahasiswa saat menjalankan program magang adalah Bersikap Malas. Magang memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk berhadapan langsung dengan lingkungan kerja yang sebenarnya. Mahasiswa akan melakukan rutinitas yang cenderung berulang selama melaksanakan magang, dan akibat dari rutinitas yang terus berulang ini secara tidak langsung akan membangun sifat malas mahasiswa. Seiring dengan berjalannya waktu magang dan karena selalu menjalankan rutinitas yang terus berulang, mahasiswa magang akan merasa telah ahli dalam melakukan rutinitas tersebut. Sehingga akibat dari sifat ini, biasannya akan membuat mahasiswa akan sering bolos pada saat magang berlangsung atau justru mencuri kesempatan untuk bermain game pada saat jam kerja magang. Akibat dari hal ini, tentunya akan membuat pekerjaan yang harusnya dikerjakan mahasiswa menjadi tertunda dan secara tidak langsung juga akan sangat merugikan perusahaan.

5. Bersikap Sok Tahu

Kesalahan kelima yang seringkali dilakukan mahasiswa saat menjalankan program magang adalah Bersikap Sok Tahu. Sikap sok tahu merupakan perilaku seseorang yang merasa ataupun mengaku mengetahui suatu hal padahal dalam kenyataannya mereka tidak memiliki pemahaman yang cukup dengan hal yang mereka utarakan tersebut. Dalam menjalankan program magang tidak jarang banyak mahasiswa yang cenderung bersikap sok tahu akan sesuatu hal karena mereka telah mendapatkan pembelajaran secara teori terkait hal tersebut dalam proses perkuliahan mereka. Akibat dari sikap sok tahu dari mahasiswa magang ini, seringkali dapat menyebabkan kerugian perusahaan ataupun dunia kerja. Hal ini dikarenakan dalam sebuah dunia kerja terdapat berbagai prosedur kerja yang perlu diikuti dalam mengerjakan sesuatu dan akibat dari sikap sok tahu mahasiswa terkadang akan banyak prosedur kerja yang terlewat dalam pengerjaan sesuatu hal. Sehingga akibat dari hal ini, akan menurunkan kualitas dari hasil pekerjaan dan pastinya akan mempengaruhi perusahaan.

Nah itu dia berbagai kesalahan yang seringkali dialami mahasiswa saat magang. Akhir kata, jika kalian ingin dibimbing untuk menghindari kesalahan - kesalahan tersebut, kalian dapat mengikuti Program Talenta Bridging. Talenta Bridging merupakan program yang diracang oleh Talenta Hub Indonesia untuk membantu menjembatani mahasiswa/perguruan tinggi dengan dunia industri sekaligus membimbing mahasiswa dalam menjalankan program. Salah satu layanan dari Talenta Bridging adalam Talenta Magang