Sidoarjo - Pada tahun 2024, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) secara resmi menerapkan Sistem Standar Pengendalian Internal (SPI) yang digunakan sebagai media pembelajaran praktik bagi mahasiswa melalui kerja sama dengan PT. Syncore Indonesia. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk memperkuat tata kelola organisasi di lingkungan kampus, tetapi juga melibatkan mahasiswa akuntansi melalui praktek pembuatan SPI, penyusunan invoice, dan pengelolaan password. Adanya SPI menjadi solusi untuk meningkatkan akuntabilitas, transparansi, serta efektivitas pengelolaan internal. Selain itu, juga untuk memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswa dalam memahami dan mengaplikasikan audit internal. SPI merupakan instrumen pengawasan yang berfungsi memastikan seluruh proses kerja berjalan sesuai prosedur serta terhindar dari penyimpangan. Melalui penerapan sistem ini, UMSIDA berupaya membangun budaya kerja yang disiplin dan berbasis kontrol. Langkah tersebut juga mencerminkan komitmen universitas dalam memenuhi standar tata kelola perguruan tinggi yang profesional. Sistem SPI yang dikembangkan oleh PT. Syncore Indonesia dilengkapi dengan fitur terintegrasi berbasis web untuk mempermudah pelaksanaan audit internal. Melalui sistem ini, mahasiswa dapat menggunakan sistem ini untuk mengelola dokumen pemeriksaan secara digital, menyesuaikan akses sesuai peran, dan mendapatkan rekomendasi otomatis dari sistem berdasarkan hasil analisis risiko. Dengan ini mekanisme pengawasan dapat dilakukan secara lebih terukur dan efisien. Kegiatan ini menekankan pentingnya pemahaman menyeluruh mengenai konsep dan penerapan SPI. Melalui kegiatan pembelajaran ini, peserta diharapkan mampu memahami alur, prinsip, serta peran SPI dalam meningkatkan tata kelola dan akuntabilitas lembaga.Kegiatan pembelajaran ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan pemahaman sivitas akademik mengenai pentingnya sistem pengendalian internal. Melalui kegiatan tersebut, peserta memperoleh wawasan tentang prinsip, manfaat, dan penerapan SPI sebagai bagian dari tata kelola organisasi yang baik.Dengan dukungan teknologi dari PT. Syncore Indonesia, kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa untuk memahami penerapan SPI secara komprehensif. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu mengenali pentingnya integritas, transparansi, dan profesionalisme dalam pengelolaan organisasi. Pembelajaran mengenai SPI juga menjadi bekal berharga bagi mahasiswa untuk menghadapi dunia kerja yang menuntut akuntabilitas dan tata kelola yang modern.
Surabaya — Universitas Trunojoyo Madura bekerja sama dengan Talenta Hub Indonesia menyelenggarakan Training of Trainers (TOT) Pendamping BUM Desa Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM 2022) pada 12–13 Agustus 2022 di Hotel Kampi, Surabaya. Kegiatan ini diikuti oleh 20 dosen dari Program Studi Agribisnis Universitas Trunojoyo dan bertujuan memberikan wawasan kepada peserta mengenai potensi desa, kelayakan usaha, serta tata kelola Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) yang efektif, efisien, dan akuntabel.Selama dua hari pelaksanaan, peserta mendapatkan pembelajaran yang dibagi dalam dua sesi utama dengan fokus materi yang berbeda. Pada hari pertama, peserta mendalami Filosofi dan Revitalisasi BUM Desa Pasca Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2021, Tata Kelola Manajemen BUM Desa, serta Penyusunan Rencana Usaha dan Studi Kelayakan. Materi ini berpedoman pada Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2021 tentang Badan Usaha Milik Desa, yang mengatur pendaftaran badan hukum, tata kelola, dan pertanggungjawaban BUM Desa.Materi disampaikan oleh Bapak Fandi Galang Wicaksana, Ibu Yanni Setiyadiningrat, dan Ibu Adelia Sulistyani dari Talenta Hub Indonesia. Materi yang dibahas meliputi strategi penguatan kelembagaan, penyusunan dokumen dasar seperti Anggaran Dasar atau Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) dan Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP), hingga pentingnya digitalisasi dalam pengelolaan usaha desa. Peserta juga diperkenalkan dengan penggunaan Business Model Canvas (BMC) untuk memetakan potensi desa serta merancang model bisnis yang realistis dan berkelanjutan.Pada hari kedua, kegiatan difokuskan pada materi Tata Kelola Keuangan BUM Desa yang disampaikan oleh Ibu R. Ayu Riska Norcamalia. Peserta mempelajari enam siklus utama pengelolaan keuangan, yakni perencanaan, penganggaran, penatausahaan, pelaporan, pertanggungjawaban, dan evaluasi. Peserta dilatih menyusun Laporan Realisasi Anggaran (LRA), laporan laba rugi, serta laporan posisi keuangan sesuai format yang ditetapkan dalam regulasi tersebut.Sebagai mitra pelaksana, Talenta Hub Indonesia berperan dalam memberikan pendampingan teknis dan fasilitasi diskusi selama kegiatan berlangsung. Melalui pengalaman luas dalam tata kelola keuangan dan kelembagaan publik, Syncore menghadirkan insight strategis yang memperkuat pemahaman peserta tentang praktik akuntabilitas, efisiensi, dan digitalisasi dalam pengelolaan BUM Desa. Pendampingan ini menjadi bagian dari komitmen Syncore untuk memperkuat kapasitas akademisi dan mendorong transformasi tata kelola desa menuju kemandirian ekonomi.Kegiatan TOT Pendamping BUM Desa Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM 2022) Universitas Trunojoyo Madura menjadi langkah konkret dalam membangun sinergi antara dunia akademik dan praktik pemberdayaan desa. Melalui pelatihan ini, dosen diharapkan mampu berperan aktif dalam pengembangan BUM Desa yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga memberikan manfaat sosial bagi masyarakat desa.Kolaborasi antara Universitas Trunojoyo dan Talenta Hub Indonesia mencerminkan semangat bersama dalam mewujudkan tata kelola BUM Desa yang profesional, transparan, dan berkelanjutan. Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata bahwa penguatan kapasitas pendamping desa merupakan kunci utama menuju desa mandiri dan berdaya saing.
Yogyakarta – Dalam upaya memperkuat tata kelola keuangan daerah berbasis Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), Pemerintah Kota Surakarta melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) bekerja sama dengan Talenta Hub Indonesia menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Pengelolaan Keuangan BLUD pada 14 hingga 18 Oktober 2023. Kegiatan ini dilaksanakan dalam dua tahap dengan lokasi berbeda, melibatkan aparatur pengelola keuangan dari berbagai instansi di lingkungan Pemerintah Kota Surakarta, dengan tujuan memperkuat kompetensi aparatur dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan profesional. Tahap pertama pelatihan digelar pada Sabtu, 14 Oktober 2023, di Hotel Rich Yogyakarta dan diikuti oleh 16 peserta dari BPKAD Kota Surakarta. Pada sesi ini, hadir narasumber Siti Nur Maryanti, S.E., CAAT, yang memberikan pendampingan intensif terkait implementasi pola pengelolaan keuangan BLUD. Materi yang disampaikan meliputi perencanaan anggaran, penatausahaan keuangan, serta integrasi pelaporan keuangan daerah.Pelatihan ini bertujuan memperkuat peran BPKAD sebagai pembina keuangan bagi seluruh BLUD UPTD di Kota Surakarta. Dalam sesi ini juga dibahas penguatan mekanisme konsolidasi laporan BLUD yang selama ini masih dilakukan secara manual agar dapat beralih menuju sistem yang terintegrasi.Tahap kedua pelatihan dilaksanakan pada 16–18 Oktober 2023 di Hotel Swiss-Belinn Purwosari, Surakarta, dan diikuti oleh 50 peserta yang berasal dari Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Litbangda) Kota Surakarta dan berbagai instansi BLUD UPT, yaitu UPT Puskesmas, RSUD Bung Karno, RSUD Fatmawati, UPT Transportasi, dan Solo Technopark. Pada tahap ini, peserta memperoleh pendampingan teknis mengenai implementasi pola keuangan BLUD secara menyeluruh, mulai dari penyusunan Rencana Bisnis dan Anggaran (RBA), mekanisme alur keuangan, hingga penyusunan laporan keuangan berbasis BLUD.Sistem digital Syncore e-BLUD turut digunakan sebagai alat bantu untuk memudahkan proses pencatatan, penganggaran, dan pelaporan keuangan, sehingga mempercepat transisi dari sistem manual menuju tata kelola keuangan yang lebih efisien dan transparan. Melalui rangkaian kegiatan ini, terbangun sinergi antara BPKAD dan BLUD UPT dalam memperkuat tata kelola keuangan daerah berbasis kinerja dan digitalisasi. Kegiatan ini menjadi langkah strategis Pemerintah Kota Surakarta dalam memastikan seluruh BLUD dapat menyusun laporan keuangan secara mandiri, akurat, dan terintegrasi.Setelah mengikuti pelatihan ini, diharapkan seluruh peserta mampu menerapkan pola pengelolaan keuangan BLUD secara optimal, dengan pemahaman yang utuh terhadap prinsip transparansi, akuntabilitas, serta efisiensi keuangan daerah. Melalui pendampingan ini, Talenta Hub Indonesia berkomitmen terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong penerapan tata kelola keuangan BLUD yang profesional, berorientasi hasil, dan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan publik.
Talenta Hub Indonesia terus memperkuat perannya dalam pengembangan pendidikan vokasi melalui Pelatihan Leadership dan Entrepreneurship Mahasiswa di Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan (Polipangkep). Pelatihan ini dilaksanakan pada tanggal 03 hingga 04 Oktober 2023 dan menjadi bentuk komitmen Talenta Hub Indonesia dalam mendukung kampus vokasi mencetak lulusan yang berjiwa pemimpin dan bermental wirausaha. Kegiatan yang diikuti oleh tiga puluh mahasiswa Program Studi Administrasi Bisnis Internasional ini dilaksanakan secara offline selama dua hari. Melalui kegiatan tersebut, Talenta Hub Indonesia berfokus membangun kepercayaan diri, kreativitas, serta kemampuan mahasiswa dalam menyusun rencana usaha. Kegiatan ini merupakan bagian dari Competitive Fund Vokasi yang menekankan penguatan soft skill kepemimpinan dan kewirausahaan.Menurut Khatami Angga Kusumah, Konsultan Talenta Hub Indonesia, Pelatihan Leadership ini dirancang secara interaktif agar peserta dapat memahami konsep kepemimpinan secara praktis. “Kami menggunakan metode storytelling dan ice breaking agar mahasiswa lebih aktif dan nyaman belajar. Harapannya, semangat Entrepreneurship Mahasiswa bisa tumbuh lebih kuat,” jelasnya.Dosen Polipangkep, Wiwiek Hidayati, S.E., M.Si, menyampaikan bahwa kolaborasi ini membawa dampak positif bagi kampus. “Kerja sama dengan Talenta Hub Indonesia membantu kami mengintegrasikan pelatihan berbasis praktik langsung ke dalam kurikulum. Mahasiswa tidak hanya belajar teori, tapi juga mengasah kemampuan memimpin dan berinovasi dalam bisnis,” ujarnya.Selain Pelatihan Leadership, peserta juga dibekali sesi praktik penyusunan Business Model Canvas dan pengelolaan keuangan. Dua mahasiswa dengan usaha aktif ditargetkan untuk memperoleh hak cipta sebagai bentuk apresiasi terhadap ide bisnis mereka. Kegiatan ini juga menjadi ajang untuk memperkuat jejaring kampus dengan dunia industri melalui pendampingan berkelanjutan dari Talenta Hub Indonesia.Meski sempat terkendala, pelatihan tetap berjalan kondusif berkat koordinasi intensif antara pihak kampus dan tim Talenta Hub Indonesia. Dengan pendekatan praktis dan dukungan penuh dari para fasilitator, kegiatan ini sukses menumbuhkan semangat kepemimpinan dan kewirausahaan di kalangan mahasiswa vokasi.“Leadership itu universal. Jadi pelatihan seperti ini bisa diterapkan di berbagai bidang, tidak hanya bisnis,” tutur Bapak Rivaldi, Konsultan Talenta Hub Indonesia. Ia berharap, semangat Entrepreneurship Mahasiswa terus dikembangkan agar menjadi budaya di lingkungan pendidikan vokasi. Dengan kolaborasi antara Polipangkep dan Talenta Hub Indonesia, kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen bersama untuk mencetak generasi muda yang adaptif, kreatif, dan siap menjadi penggerak ekonomi di masa depan.
Cilegon - Pemerintah Kota Cilegon melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menyelenggarakan Pelatihan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (PPK BLUD) bagi Unit Pelaksana Teknis Daerah Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (UPTD TPSA) Bagendung pada 22 Mei 2024. Pelatihan ini merupakan bagian dari program Indonesia Sustainable Waste Management Project (ISWMP) dengan dukungan Technical Assistance - Improving Performance and Capacity for Implementation (TA-IPCI), bekerja sama dengan Syncore Indonesia yang diwakili oleh Bapak Niza Wibyana Tito selaku Tenaga Ahli Ekonomi dalam TA-IPCI.Berbeda dari sejumlah daerah lain yang masih dalam tahap persiapan menuju BLUD, Kota Cilegon telah memperoleh Surat Keputusan (SK) Penetapan BLUD. Karena itu, pelatihan ini berfokus pada pemanfaatan fleksibilitas yang diberikan dalam pengelolaan keuangan BLUD dan dengan langkah-langkah praktis untuk mengoptimalkan implementasi sistem keuangan tersebut. Tujuannya adalah untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan keuangan dan memperkuat orientasi pelayanan publik di sektor pengelolaan sampah. Peserta pelatihan terdiri dari atas perwakilan lintas perangkat daerah, termasuk pimpinan dan jajaran DLH, pimpinan dan jajaran UPTD TPSA Bagendung, serta unsur lain dari lingkungan Pemerintah Kota Cilegon. Materi yang disampaikan oleh Bapak Niza Wibyana Tito, Tenaga Ahli Ekonomi dari Syncore Indonesia dalam program TA-IPCI, mencakup pemahaman ruang fleksibilitas BLUD, pentingnya penerbitan Peraturan Kepala Daerah (Perkada) sebagai dasar hukum pengelolaan keuangan, serta langkah-langkah teknis dalam penyusunan Rencana Bisnis dan Anggaran (RBA), penatausahaan, dan pelaporan keuangan. Selain itu, peserta juga mempelajari studi kasus penerapan BLUD di sektor persampahan dari daerah lain sebagai referensi praktik baik.Pelatihan dilaksanakan secara tatap muka dengan metode ceramah interaktif, diskusi, dan tanya jawab. Pendekatan berbasis kasus (case-based learning) digunakan agar peserta dapat memahami penerapan fleksibilitas BLUD dalam konteks nyata tanpa mengabaikan prinsip akuntabilitas.Menurut Putri, selaku tim dari Syncore Indonesia, tantangan utama dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah perbedaan pemahaman antar-stakeholder dan kesiapan sumber daya manusia (SDM) terhadap sistem keuangan baru. Untuk menjawab hal itu, Bapak Niza Tito memberikan penjelasan mendalam mengenai dasar hukum dan prinsip akuntabilitas BLUD, sekaligus memandu peserta menyusun peta langkah implementasi yang sesuai dengan kondisi kelembagaan di Cilegon. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan UPTD TPSA Bagendung dapat semakin siap mengelola keuangannya secara lebih profesional, transparan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas layanan publik di bidang pengelolaan sampah.
Talenta Hub Indonesia bersama Pemerintah Kota Surakarta melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) melaksanakan pelatihan Pola Pengelolaan Keuangan (PPK) Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) bagi Unit Pelaksana Teknis (UPT) Wisata pada Senin, 5 Mei 2025 di Ruang Rapat Museum Keris Surakarta. Kegiatan ini dihadiri 25 peserta dari UPT Wisata, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, UPT Museum, serta BPKAD. Tujuannya adalah meningkatkan pemahaman teknis pengelolaan keuangan BLUD agar lebih akuntabel, transparan, dan sesuai regulasi.Pada sesi awal, Pembicara dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Surakarta memaparkan fleksibilitas BLUD sesuai dasar hukum, mulai dari UU 23/2014 tentang Pemerintah Daerah, PP 23/2005 tentang Pengelolaan Badan Layanan Umum (BLU), hingga Permendagri 79/2018 tentang BLUD. Beliau menekankan bahwa fleksibilitas BLUD mencakup pengelolaan pendapatan, belanja, tarif, Sumber Daya Manusia, kerja sama, hingga investasi. Tim BPKAD juga menambahkan penjelasan teknis mengenai pelaporan keuangan, termasuk pencatatan transaksi, penyusunan jurnal, buku besar, serta rencana audit eksternal oleh Kantor Akuntan Publik (KAP).Talenta Hub Indonesia menjadi mitra strategis yang memberikan pendampingan komprehensif. Tim Talenta Hub Indonesia menyampaikan roadmap pembentukan dan penguatan BLUD, penyusunan Rencana Bisnis Anggaran (RBA), tata kelola akuntansi, hingga mekanisme pengeluaran dan pelaporan keuangan. Selain materi, Talenta Hub Indonesia juga memperkenalkan demo sistem E-BLUD, yang dirancang untuk mempermudah penatausahaan penerimaan, pengeluaran, serta penyusunan laporan secara lebih efisien.Pendekatan yang dibawakan Talenta Hub Indonesia menekankan praktik langsung, sehingga peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengaplikasikan sistem dalam operasional harian. Dengan pengalaman mendampingi ratusan BLUD, di berbagai daerah, Talenta Hub Indonesia memberi nilai tambah melalui solusi yang relevan dengan kebutuhan lapangan.Kepala UPT Wisata, Pembicara, menyampaikan bahwa pelatihan ini sangat membantu karena unit kerja baru mulai menerapkan BLUD pada 2025. Peserta menilai materi Talenta Hub Indonesia mudah dipahami, praktis, dan menjawab kendala teknis yang selama ini dihadapi, terutama dalam penyusunan anggaran, penginputan data, dan penatausahaan keuangan.Melalui pelatihan ini, Talenta Hub Indonesia menegaskan kredibilitasnya sebagai konsultan terpercaya dalam penguatan tata kelola BLUD. Dengan metode aplikatif, solusi berbasis teknologi, dan pengalaman luas, Talenta Hub Indonesia berkomitmen mendampingi pemerintah daerah mewujudkan tata kelola keuangan yang modern, transparan, dan berkelanjutan.
Yogyakarta - Pada tanggal 28 Februari 2023, Talenta Hub mengadakan webinar dengan tema "Asah Hard Skill, Kuasai Penggunaan Google Sheet". Acara tersebut dihadiri oleh 45 peserta dari kalangan mahasiswa MBKM dan masyarakat umum yang ingin mempersiapkan diri dalam dunia kerja.Webinar dipandu oleh Felisitas Brilianti, S.Kom sebagai narasumber yang telah berpengalaman dalam bidang IT. Webinar ini diselenggarakan secara daring melalui platform Zoom Meeting. Acara berjalan dengan lancar dan peserta cukup interaktif serta antusias dengan materi yang disampaikan oleh narasumber. Dalam webinar ini, narasumber memberikan pembelajaran tentang cara penggunaan Google Sheet yang efektif dan efisien dalam kegiatan sehari-hari. Adapun beberapa hal yang dipelajari peserta dalam webinar ini, diantarannya adalah: Panduan mengenai dasar-dasar penggunaan Google Sheet, cara membuat sebuah tabel hingga cara mengelola sebuah tabel. Selain itu, narasumber juga memberikan tips dan trik dalam mengoptimalkan penggunaan Google Sheet. Salah satunya adalah penggunaan fitur-format yang disediakan dalam aplikasi, seperti filter, sorting, dan conditional formatting. Lalu, dalam acara ini, narasumber juga memberikan contoh penggunaan Google Sheet dalam beberapa pekerjaan seperti manajemen keuangan, pengelolaan inventaris, dan pemantauan kinerja. Webinar ini sangat bermanfaat bagi peserta yang ingin meningkatkan keterampilan dalam penggunaan Google Sheet. Dengan mempelajari dasar-dasar penggunaan Google Sheet dan tips serta trik dari narasumber, peserta diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam pekerjaan sehari-hari.Lalu, dalam acara ini juga disampaikan acara talenta hub berikutnya yakni webinar untuk sosialisasi pelatihan dan sertifikasi CAAT Batch 4 yang akan terselenggara pada tanggal 28 Februari 2023. Webinar ini akan membahas tata cara pendaftaran dan persiapan untuk mengikuti pelatihan dan sertifikasi CAAT. Dengan adanya webinar dari Talenta Hub, peserta dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang dapat meningkatkan persiapan mereka dalam menghadapi dunia kerja serta membuka peluang untuk mendapatkan sertifikasi.Jadi, tunggu apa lagi? Ikuti webinar dari Talenta Hub untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Anda!
Yogyakarta - Desember 2022 menjadi salah satu bulan yang bersejarah untuk Talentahub karena berhasil mengadakan soft launching Talenta Hub Building (THB) yang berada di daerah Sewon, Bantul, Yogyakarta. Talenta Hub Building merupakan pusat inkubasi bisnis yang dibangun untuk menjadi tempat berkumpul dan berkolaborasi bagi para entrepreneur muda di Yogyakarta. Di sini, para entrepreneur dapat menemukan fasilitas yang dibutuhkan untuk mengembangkan bisnis mereka, seperti ruang kerja bersama, ruang rapat, dan akses internet. Talenta Hub Building juga menyediakan berbagai program pendampingan bisnis untuk membantu para entrepreneur dalam mengembangkan ide dan bisnis mereka. Selama acara soft launching, para tamu undangan dapat mengunjungi Talenta Hub Building dan mengetahui lebih lanjut tentang fasilitas dan program yang ditawarkan. Talenta Hub Building juga mengadakan berbagai kegiatan menarik, seperti talkshow dengan entrepreneur sukses dan sesi networking bagi para entrepreneur yang hadir. Dengan adanya Talenta Hub Building, diharapkan dapat menjadi salah satu wadah bagi para entrepreneur muda di Yogyakarta untuk mengembangkan bisnis mereka. Talenta Hub Building siap menjadi tempat yang mendukung para entrepreneur dalam mencapai kesuksesan bisnis mereka.
Yogyakarta - Talenta Hub Indonesia berhasil menyelenggarakan layanan magang dengan menggandeng berbagai mitra kerja. Salah satu mitra kerja dari Talenta Hub Indonesia untuk layanan magang adalah Bumdes Mekar Buana yang terletak di Desa Mekarbuana, Kecamatan Tegalwaru, Karawang, Jawa Barat.Sati selaku sekretaris Bumdes Mekar Buana menyampaikan bahwa kehadiran mahasiswa magang di bumdesnya sangat membantu dalam proses pengembangan unit bumdes mulai dari proses promosi, melakukan digital marketing dan pekerjaan bumdes lainnya. Sati juga menambahkan manfaat magang juga dirasakan secara langsung oleh bumdes. Menurutnya dengan hadirnya mahasiswa magang, hal tersebut cukup membantu memberikan kontribusi khususnya dalam proses perancangan rencana kerja dan pengelolaan media sosial bumdes.Lebih lanjut, Sati juga berharap layanan magang ini dapat terus berlanjut dan setelah periode magang angkatan ini sudah selesai bisa dilanjutkan angkatan berikutnya serta kuota mahasiswa magang untuk bagian marketing khususnya marketing unit usaha kopi dan unit usaha lainnya dapat ditambahkan Satu kata untuk magang bumdes yaitu tetap semangat dan jangan pernah lelah berkontribusi untuk desa. Begitulah testimoni dari layanan magang di bumdes mekar buana.
Copyright, Talenta Hub Indonesia